Antibiotik, Asam folat dan Ibu Hamil

Antibiotik adalah salah satu penemuan terbesar dalam dunia kesehatan, dimulai dengan penemuan penisilin oleh Flemming, saat ini antibiotik adaah obat dengan produksi terbesar   bersama-sama dengan obat simptomatik. Berbagai penyakit yang disebabkan bakteri dan parasit lain dapat diobati dengan antibiotik. Perlu diketahui bahwa antibiotik merupakan salah satu dari banyak obat yang harus hati-hati penggunaannya bagi anak-anak atau ibu yang sedang hamil. Beberapa jenis antibiotik seperti sulfonamida dan aminoglikosida bekerja dengan mekanisme hambatan pembentukan protein. Misalnya sulfametoksazol dan jenis sulfa lain yang bekerja pada hambatan sintesis asam folat atau lebih tepatnya pada fase pembentukan asam dihidropteroat.  Ibu hamil trimester pertama tidak boleh mengkonsumsi obat ini karena janin akan mengalami hambatan pertumbuhan akibat tidak cukupnya protein yang terbentuk. Sehingga janin dapat cacat atau berkurang kecerdasannya.

Jenis antibiotik lain yaitu trimethroprim juga mempunyai mekanisme hambatan terhadap sintesis asam folat yaitu pada saat pengubahan dihidrofolat menjadi tetrahidrofolat. Karenanya obat ini sering digunakan dengan kombinasi bersama golongan sulfa. Seperti pada bagan berikut

Dari bagan diatas dapat kita lihat bahwa hambatan pembentukan asam folat akan berakibat hambatan juga dalam pembentukan protein, DNA dan RNA. Karena itu, buat calon ayah dan khususnya calon ibu, berhati-hatilah memilih antibiotik saat sakit pada masa kehamilan ^_^.

One response to “Antibiotik, Asam folat dan Ibu Hamil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s