Kita dan Mereka

Di seberang sana, di antara lalu lalang kendaraan kota, dipinggiran sebuah jalan raya, rel dan stasiun masih ada anak-anak yang tidak mengenal rumah, apalagi sekolah.

Berapa teman kamu disini? “dua puluh kak..” . Mereka menyambut dengan senyum dan ciuman tangan, entah sejak kapan anak-anak ini belajar etika itu. Di lingkungannya, merokok, nge-lem, bicara kasar bukan lagi hal baru. Entah kemana orang tua yang seharusnya menjaga mereka, sampai sekarang mereka lah yang bertanggung jawab kepada diri masing-masing.

Entah apa cita-cita mereka nanti, yang pasti, hari demi hari adalah sama. Bekerja (ngamen), makan, tidur, naik turun kereta. Yah seperti sifat-sifat makhluk hidup lainnya, tanpa ada yang mengarahkan, mendidik apalagi mengajarkan pentingnya sebuah visi dalam kehidupan. Sampai suatu hari, orang-orang luar biasa itu datang, dua hari dalam sepekan, Rabu dan Sabtu. Fajar, Ipit dkk (salut buat kalian), oh ternyata kalian yang mengajarkan senyum dan cium tangan kepada anak-anak ini? apakah kalian tidak kuliah? ipit semester akhir, fajar semester dua, luar biasa. Beruntung aku diajak ke lingkungan ini, banyak pembelajaran yang bisa dipetik.

Sejenak terfikir, bagaimana caranya agar mereka menjadi generasi yang juga bisa berkontribusi untuk bangsa? karena setahun dua tahun bergerak untuk mereka bukanlah solusi, harus ada sistem yang berkelanjutan.

Banyak cara, semoga nanti terlaksana. Maksimalkan apa yang bisa kita sekarang, karena mereka juga bagian dari kita. Di sisi lain, masihkah kita tidak bersyukur atas apa yang kita punya? orang tua yang menyayangi kita, pendidikan sampai perguruan tinggi, lingkungan yang kondusif, teman-teman seperjuangan yang senantiasa tersenyum untuk kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s