About Sleep

~Selasa 6 April 2010 ~

Kuliah kali ini tentang Farmakologi obat system saraf pusat, ada satu hal yang menarik yang membuatku jadi memperhatikan adalah introduksi yang dimulai dengan suatu pengetahuan baru, tentang tidur…hmmm tidur pun dapat dengan detail dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, semoga bermanfaat buat antum yang baca ya…^^


Dalam tidur, kita akan mengalami dua fase : REM & NREM

  1. REM (rapid eye movement)  yaitu kondisi dimana mata kita bergerak cepat dan menyebabkan adanya mimpi
  2. NREM (non rapid eye movement) : kondisi selain REM, terdapat beberapa tahap

Dalam tidur kita mengalami tahap kedalaman tidur yang terdiri dari 5 tahap, hal inilah yang mungkin bisa kita efektifkan agar tidur kita berkualitas. Tentu kita sering lihat orang yang tidur 4 jam namun tetap saja sehat, bahkan para penjaga malam yang tidur hanya 1-2 jam tapi juga tetep sehat. Sebaliknya ada orang yang harus tidur 8 jam baru bisa bangun dengan segar, kurang produktif.  Ternyata hal ini dipengaruhi oleh kebiasaan kita, orang dewasa akan mempunyai kebutuhan tidur bervariasi tergantung dengan kebiasaanya, berbeda dengan anak-anak yang rata-rata sama.

Kembali ke tahap kedalaman tidur :  tahap bangun, tahap tidur 1, tahap tidur 2, tahap tidur 3, tahap tidur 4. Tahap-tahap tidur ini berurutan tingkat kedalamannya dari tahap bangun sampai tahap tidur 4. Sepanjang malam kita tidur, tahap ini bersiklus, setelah mencapai tahap tidur 4 bisa saja kita kembali ke tahap tidur 2, tahap tidur 3 lalu kembali lagi. Karena itu, seseorang yang dibangunkan dari tidurnya juga akan mempunyai repon yang bermacam2, misalkan dia sedang berada dalam tahap tidur 4, maka dia akan sulit dibangunkan dan bila dibangunkan maka dia akan sukar menyesuaikan diri dengan cepat, bisa saja muncul respon gelisah, bingung atau bahkan marah ketika tiba-tiba dibangunkan. Berbeda ketika orang yang berada pada tahap tidur 1, ketika dia dibangunkan maka akan lebih cepat untuk menyesuaikan diri, nahh ini ni yang bisa kita aplikasikan ketika kita ingin bangun malam untuk sholat tahajud, usahakan pasang alarm di waktu kita sedang dalam tahap ini. Setiap orang berbeda, makanya perlu dibiasakan.

Satu hal yang penting juga bahwa kualitas tidur adalah yang utama, dalam tidur, tubuh melakukan berbagai pemulihan-pemulihan terutama saat telah mencapai tahap tidur IV. Hal ini dapat ditentukan dengan alat yang bernama EEG (elektroensefalografi) yaitu alat yang dapat mengukur gelombang otak seseorang. Pada tidur tahap 1 EEG otak rendah hal ini menunjukkan bahwa otak mulai menurun kinerjanya ketika tidur, namun ketika tahap 4 EEG otak bukannya semakin turun, namun malah paling tinggi. Kenapa? Hal ini terjadi karena otak mengatur berbagai pemulihan pada tubuh kita, subhanallah luar biasa !

Satu hal lagi, bahwa kebiasaan tidur siang sebentar juga sangat bermanfaat bagi kita. Karena pada siang hari kita akan lebih cepat mencapai fase REM dan tahap tidur lebih dalam sehingga dengan tidur sebentar, misal satu jam, itu sudah cukup untuk tubuh kita. Mungkin inilah salah satu alasan ilmiahnya kenapa Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk tidur siang sebentar jika ada waktu, dan ini juga rahasianya mengapa Rasulullah dapat tidur malam sebentar dan malam2nya diisi dengan beribadah

Begitu banyak hal yang tidak kami ketahui ya Allah, namun engkau telah memberikan seorang  teladan yang selalu bisa kami contoh dengan berbagai hikmah di dalamnya. Sungguh Rasululullah uswatun hasanah untuk kita…

8 responses to “About Sleep

  1. jadi, ada saran supaya tidur na efisien 100%?
    na gabisa tidur bentar, klo begadang pasti ada suatu waktu untuk “ngebayar”.
    terimakasih.

    • tubuh akan beradaptasi dengan kebiasaan, satu tips adalah tidur siang seperti yg udah dibahas diatas na. iya memang klo kita tidur di luar kebiasaan maka tubuh akan minta “ngebayar” tapi gk 100% bayarnya biasanya..gitu hehe

  2. subhanalloh mantab gan
    tapi gimana caranye biar tidur efektif nya yu?
    misal kita pengen hanya tidur 4 jam tapi badan juga kembali segar, apa harus tidur siang juga brarti???

  3. wahwahwah,,,,
    mau nanya kak,,
    ada jawaban ilmiahnya ga ya..
    kalo tidur sore menjelang magrib kenapa ya pas bangunnya kita suka bingung suka ngerasa udah 1 hari kemudian,,,??

    • kamu lagi ngigau berarti, hehehe, gak tau ding, coba tanya ke dosen langsung…kalo saya pikir mungkin karena kebiasaan kita, kan kita tidur biasanya malam trus bangun pas sehari kemudian, nahh kebiasaan ini yang sudah terpola dan kita ingatnya kayak gitu terus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s