PERJALANAN PANJANG MENUJU PELANTIKAN KADER MUDA GAMAIS 2008

Sabtu-Ahad, 20-21 Desember 2008 adalah hari bersejarah bagi kader mula Gamais 2008. Setelah melewati masa yang cukup panjang semenjak mahahasiswa baru 2008 masuk, melewati masa penyambutan mahasiswa baru dan Ramadhan (PMB-R) Gamais, kemudian melalui rangkaian pembinaan di OASIS Gamais, akhirnya 104 orang ikhwan dan 59 orang akhwat dilantik menjadi kader muda oleh kepala Gamais ITB; Panji Prabowo (FT 06) di sebuah bukit di desa bojong koneng, Bandung.

img2966a1

Satu semester memang masa yang panjang, dan tidak semua orang bisa melewatinya dengan mudah,terbukti dari sekitar 860-an orang yang mendaftar sebagai kader Gamais di Open House Unit InKM 2008 hanya 163 yang yang dilantik hari ahad itu. Tapi memang seperti inilah karakteristik da’wah, tidak semua orang mau dan mampu mengembannya, kecuali hanya sebagian saja.

12

Sesuai ayat diatas memang hanya segolongan ummat, tidak semua, dan beruntunglah orang-orang yang termasuk dalam golongan itu, yang Allah telah menjanjikan jannah padanya.
Hanya orang-orang terpilih-lah yang mampu bertahan sampai akhir untuk mengemban amanah sebagai kader da’wah, dimana ia harus menjadi pribadi yang sholeh dan mampu men-solehkan orang lain, sungguh tidak mudah bagi orang-orang yang tidak memiliki visi dan keinginan kuat untuk selalu berada dalam jalan-Nya

2

Berikut sedikit gambaran perjalanan kader gamais 2008 dari awal masuk sampai dilantik
1. Mahasiswa baru masuk, dilaksanakan InKM
Inilah masa awal mahasiswa baru bersentuhan dengan organisasi kemahasiswaan di ITB, disini Gamais juga mengambil peran besar diantaranya, Gamais yang mengatur acara-acara keagamaan

3

InKM: Setelah mahasiswa 2008         sholat Dhuhur InKM: khutbah jum’at

saat InKM untuk yang Beragama Islam, seperti sholat fardhu, sholat jum’at, mentoring agama dsb. Selain di bidang agama, Gamais juga unit yang paling berperan dalam pelaksanaa InKM, di setiap divisi dan Tim, Gamais selalu menempatkan kadernya disana. Di Tim Materi, tim yang menentukan materi apa saja yang akan disampaikan di InKM, gamais menempatkan lebih dari 4 kader disana, ikhwan dan akhwat, bahkan ketua tim materi juga dari Gamais. Kemudian di lapangan, 3 dari 4 komandan batalyon (DanYon) juga kader Gamais, wakil danyon pun juga didominasi kader gamais. Selain itu masih banyak lagi kader Gamais yang berperan disana. Inilah salah satu profil kader gamais yaitu kader-kader yang professional & militan.

2. Masa PMB-R Gamais : Metamorphosis
Banyak agenda yang dilaksanakan Gamais disini, dengan mengangkat tema Metamorphosis, diharapkan mahasiswa ITB dapat menjadi mahasiswa yang lebih baik, lebih islami dan sholeh, berubah dari ulat menjadi kupu-kupu yang indah :
• Posko Informasi Gamais
Minggu-minggu awal gamais menyediakan posko di Gerbang Ganesha untuk mahasiswa baru bertanya, bisa Tanya tempat kos, Tanya tentang akademik, tentang ITB, bandung bahkan sampai rute angkot pun bisa, uniknya gamais menyediakan hadiah disini. Detailnya bisa dilihat di tulisan sebelumnya.
• Pembagian “CD & booklet gamais” gratis!!
Gamais;satu-satunya unit yang mampu membagikan CD & booklet gratis untuk sekitar 3000 mahasiswa baru, dengan menghabiskan dana berjuta-juta. Tujuannya hanya satu mahasiswa baru tertarik akan indahnya Islam dan mau belajar agama menjadi orang yang lebih baik…
• Open House Unit (OHU)
Nah disini terlihat bahwa mahasiswa baru begitu banyak yang tertarik dengan kegiatan gamais, lebih dari 860 maba mendaftar OASIS !! (pembinaan awal di gamais), gamais memang unit terbesar dan tersebar di ITB.

• Tasyakuran akbar, tasyakuran bagi mahasiswa baru yang berhasil masuk ITB
• Training motivasi
• Buka bareng se-ITB
Buka bareng terbesar se-ITB dihadiri oleh banyak mahasiswa, selain buka bareng disana juga ada pembagian jilbab gratis, mengundang Edcoustic, trus ada nasyid para Ketua Himpunan (Kahim), habis dana lebih dari 20 juta, namun Gamais tidak meminta dana dari ITB !! keren kan, Gamais pun sudah bisa mandiri.
• Masih banyak yang lainnya, selain itu di setiap fakultas/sekolah dan program studi juga ada kegiatan serupa yang dilaksanakan gamais wilayah : LDF/S dan LDPS

3. OASIS Gamais 2008
Pembinaan intensif untuk kader mula gamais, ada yang rutin tiap minggu, rutin terpusat, dan juga di wilayah. Kamu yang bertahan sampai akhir-lah pemenangnya!!
• Mentoring : pembinaan rutin tiap minggu, dengan menyampaikan materi-materi dasar islam yang sudah disusun sebelumya, tentang akidah, syariah, muamalah dsb.
• Training-training
Ada training keorganisasian dan kepemimpinan, training enterpreneurship.
• Outbond : Refreshing sekaligus menigkatkan kekuatan jasmani, naik gunung, menikmati indahnya ciptaan Allah swt.
• Acara-acara wilayah : banyak acara wilayah yang dilaksanakan , intinya back up materi yang tidak tersampaikan di pusat.
• Pelantikan
Acara yang paling ditunggu oleh kader mula, dengan pelantikan ini kader mula naik tingkat menjadi kader muda, kader yang siap berkarya untuk islam, untuk da’wah di ITB.
Pelantikan dilaksanakan di sebuah pesantren di desa bojong koneng, kabupaten Bandung. Peserta berangkat sekitar pukul 8 pagi, sampai disana langsung ada materi yang pertama tentang gazwul fikr, kemudian tentang tawazun, materi-materi seperti ini disampaikan karena materi-materi dasar sudah disampaikan di acara oasis sebelumnya baik dari mentoring maupun acara pusat dan wilayah. Sore harinya diadakan games, disini peserta benar-benar bersenang-senang, bermain sebagai satu keluarga.
Kemudian setelah sholat maghrib, tilawah, dan sholat isya’ peserta diberikan materi ketiga, yaitu “gamaisiana” dari BPH Gamais, segala hal tentang gamais diceritakan disini, benar-benar acara kekeluargaan, peserta dan panitia sama-sama tertawa, berbagi cerita… LDF/S dan LDPS juga diundang untuk memperkenalkan LDF/S nya.
Acara selesai sekitar pukul 10 malam, acara berikutnya adalah istirahat namun sebelumnya, peserta, khususnya ikhwan dikondisikan dulu bahwa acara ini adalah acara serius bukan acara main-main, tidak hanya bercanda, peserta harus sigap, taat peraturan, dan tidak berbuat kesalahan. Selama kurang lebih 30 menit peserta di tes kesigapan, baris-berbaris, uji kecekatan, hasilnya ternyata peserta belum sigap, sampai beberapa lama peserta tidak juga bisa sigap, pada akhirnya peserta diperbolehkan istirahat dengan iqob karena tidak bisa taat peraturan dan sigap.
Peserta diberi waktu istirahat (harus tidur) sampai pukul 12 malam, panitia tidak tidur karena menyiapkan acara berikutnya. Setelah pukul 12 peserta dibangunkan untuk sholat tahajud, panitia yang sudah sholat langsung berangkat ke pos masing-masing yang sudah dibagi sebelumnya untuk melaksanakan outbond. Ada sekitar 5 pos,
1. Pos pertama : uji ketersampaian materi, peserta di uji tentang materi yang sudah didapat selama menjalani acara pelantikan.
2. Pos kedua : pos hafalan , hafalan yang sudah ditugaskan sebelumnya diuji di pos ini, dalam menyampaikan islam, kader gamais harus faham dan di tekankan untuk menghafal Al-Qur’an.
3. Pos ketiga : Pos Muhasabah, peserta diberikan muhasabah oleh kader-kader gamais yang ahli menyentuh hati, diharapkan peserta sadar akan kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat selama hidup, dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
4. Pos keempat : Pos BPH , di pos ini BPH gamais menguji komitmen para calon kader muda Gamais, di Gamais mau jadi apa, mau berkontribusi seperti apa untuk da’wah di kampus, bagi kader-kader gamais lain, ingatlah janji & komitmen kalian disini dahulu, jangan sampai terlupa karena hal duniawi.
5. Pos kelima : Pos pelantikan, disini semuanya sholat shubuh berjamaah, sambil menunggu kelompok yang belum datang dan menunggu waktu shubuh , peserta dapat tilawah atau meneruskan sholat tahajud jika masih ada waktunya.
Sesuai rencana, kelompok satu berangkat pukul 1 pagi, setelah semua anggota kelompok sholat tahajud, peserta dibagi menjadi sebelas kelompok dan diberangkatkan berurutan. Sekitar pukul empat pagi tepat waktu sholat shubuh semua peserta sampai ke tempat tujuan yang berjarak sekitar 3 km dari pesantren. Setelah melewati pos-pos ujian, melewati tebing, sungai,jembatan, semak-semak yang berduri dan jalan setapak yang terjal dan licin peserta sampai ke puncak gunung, suatu bukit yang dari sana kita bisa melihat ke segala arah, melihat bagian desa yang kumuh dan miskin, di sisi barat bisa melihat Bandung dan segala kemewahannya, disisi utara terdapat villa milik orang-orang kaya namun disisi timur terlihat perkampungan yang terpencil. Inilah kondisi bangsa Indonesia saat ini, yang harus kita perbaiki. Sulit memang, namun tidak ada hal yang tak mungkin bagi Allah jika Dia berkehendak. Udara di atas bukit sangat dingin, anginnya sangat kencang, akupun tidak pernah selama di Bandung yang terkenal dengan dinginnya merasakan udara sedingin ini. Namun panitia dan peserta tetap bertahan.
Dengan Outbond ini diharapkan peserta dapat sadar akan perannya sebagai khalifatul fil Ardhl,
QS. Al-Baqarah : 30

sebagai ustadzul alam, dan sebagai makhluk Allah yang harus senantiasa beribadah pada-Nya.

Selain itu kita juga bisa meningkatkan kapasitas dan kekuatan kita, baik itu jasmaniyah, ruhiyah maupun fikriyah.
Setelah semua sampai dan sholat shubuh, diadakanlah pemanasan, salah satu peserta memimpin untuk melaksanakan senam pagi. Lalu panitia mensyaratkan bahwa agar bisa dilantik, peserta harus mempunyai slayer Gamais yang sudah disebar di sekitar daerah pelantikan, setelah waktu yang diberi habis, peserta kembali ke tempat baris. Namun apa yang terjadi?? Sekitar sepuluh orang calon kader muda tidak mendapat slayer, bahkan setelah berhitung ternyata satu orang hilang!
Jelas saja panitia marah dengan hal ini, calon kader muda egois! Tidak memperhatikan temannya, tidak ada itsar, bahkan menjaga temanya pun tidak bisa sehingga satu orang hilang. Peserta hanya memikirkan diri sendiri, memikirkan bagaimana agar dirinya bisa dilantik, tidak berinisiatif untuk mengambilkan slayer buat temannya. Bukan seperti ini yang diharapkan panitia, Gamais tidak butuh kader yang egois, Gamais butuh kader yang bisa menjaga anggota keluarga yang lain. Semoga peserta tersadarkan dengan kejadian ini. Kemudian diadakan pencarian oleh panitia dan peserta, dan setelah beberapa saat akhirnya peserta yang hilang ketemu juga, sedang mencari slayer di bawah bukit. Di saat bersamaan akhwat datang dari bawah untuk ikut bergabung di lapangan pelantikan (tidak tahu habis ngapain aja ^^,? ), parahnya ketika ikhwan sedang sibuk mencari temanya yang hilang, akhwat malah foto-foto!, komandan lapangan mengingatkan akhwat dengan nada yang cukup tinggi, sekali lagi seharusnya kita bisa menempatkan diri dimana kita berada, kapan serius kapan bercanda.
Akhirnya untuk menebus semua kesalahan yang telah terjadi, ikhwan diberi iqob : push up 100 kali dan squad jump 50 kali, berat memang, namun ini semua dilakukan agar kader-kader gamais menjadi kader yang memang terpilih, militan. Banyak calon kader yang akhirnya kecapekan dan terpaksa mundur dulu dari barisan untuk mendapat perawatan. Akhwat , dinasehati aja udah cukup (enak ya jadi akhwat).
Setelah semua hal yang terjadi peserta diminta untuk menunduk dan memejamkan mata, kepala Gamais maju kedepan dan prosesi pelantikan pun dilaksanakan.
“ dengan ini, saya Panji Prabowo, FT06, kepala Gamais 2009 melantik 104 orang ikhwan dan 59 orang akhwat disini sebagai kader muda gamais 2008” begitu kira-kira perkataan sang kepala gamais.
Peserta memakai slayer dan panitia pun memberi selamat satu persatu, suasana yang mengharukan mengingatkanku pada pelantikan tahun lalu ketika tidak sedikit kader muda yang meneteskan air mata setelah apa yang terjadi akhirnya kami dilantik. Namun untuk tahun ini tidak ada peserta yang terharu, mungkin peserta tahun ini adalah orang-orang kuat, kader-kader militant,sehingga tidak mudah terharu. semoga.
Beberapa kalimat yang begitu menyentuh disampaikan oleh sekjen Gamais,
“ Selamat datang di keluargamu yang baru, Keluarga Mahasiswa Islam ITB, Gamais tidak menjanjikan akan memberikan keluarga yang nyaman buat kalian, Namun mungkin Gamais akan memberikan keluarga yang membuat kalian tertekan, membuat kalian bergerak. Tapi kami yakin bukan kenyamanan-lah yang terbaik buat kalian, melainkan apa yang akan kalian dapatkan nanti di Gamais… AllahuAkbar!!“
Seperti itu kurang lebih (afwan kalo ada yang salah), benar juga apa yang dikatakan sekjen gamais, aku sendiri merasakannya, sering sekali ketika kita aktif di gamais, kita akan menjadi lelah, berkorban, melupakan kesenangan pribadi dst, bisa mungkin kita tidak tidur selama dua hari karena mempersiapkan pelantikan, tidak tidur karena menyiapkan buka bareng se-ITB, namun apa yang dirasakan setelahnya…suatu kenikmatan dan kepuasan yang tidak akan didapat dimanapun kecuali di kegiatan keagamaan seperti di Gamais, kepuasaan ketika melihat mahasiswa ITB gembira karena mendapat buka puasa gratis, kenikmatan ketika hanya tidur dua jam demi melaksanakan tahajud bareng dan mendengarkan taushiah, kenikmatan ketika mabit dan menghafal Qur’an, kebahagiaan ketika melihat warga desa bandung selatan tersenyum setelah dibagikan daging hewan Qur’an, kepuasan ketika tahu banyak akhwat yang berjilbab setelah ikut taklim tentang kewajiban berjilbab yang gamais laksanakan.
Suatu kepuasan lagi ketika tahu kader Gamais yang sibuk ternyata ada yang juara 1 OSN-PTI, seorang kepala LDF yang punya IP 4, banyak kader yang dean list, bahkan kepala LDF yang menjadi juara dua ganesha prize dengan IPK 4 dan kepala gamais yang di saat-saat terakhir kepengurusannya ternyata malah mendapat IP 3,9. ada juga kader-kader gamais yang menjadi ketua himpunan, memecahkan rekor dunia, kepala LDS yang mendapat hibah penelitian karena prestasinya. Kader-kader gamais yang sering menjadi trainer di acara-acara kaderisasi himpunan dan unit, kader-kader gamais yang sudah mempunyai bisnis sendiri bahkan sampai omset miliaran, kader gamais yang mampu mengelola bisnis gamais sendiri, Kader gamais yang hafal 30 juz Al-Qur’an, kader Gamais yang menjadi trainer tingkat nasional, menjadi tokoh nasional, kader gamais yang mampu menggagalkan penayangan film amoral dengan aksinya, kader gamais yang membela rakyat dengan aksi UU BHP–nya.
Masih banyak lagi, dan memang itu semua tidak mudah, perlu militansi dan keinginan yang kuat, perlu bersama-sama, perlu berjamaah, dan semua bisa kita dapatkan di Islam, bisa kita dapatkan asalkan kita bertahan di jalan-Nya, dan semoga Gamais termasuk salah satu tempat di jalan itu, jalan kebenaran.
Selamat kepada kader mula gamais 2008 atas dilantiknya menjadi kader muda, semoga menjadi penerus perjuangan ini. Amiin…AllahuAkbar!!!

Here’s the moment………………………Pelantikan

Suasana desa bojong koneng panji Gamais Rapat sebelum outbond

Malam agitasi baris penyematan slayer G

Kepala G & ketua angkatan pengangkatan ketua angkatan menunggu

BPH G-08 panitia narsis calon ketua angkatan

Selamat ya… setelah dilantik menyanyikan mars gamais

Games bola pejal akhwat lagi ngapain??

Iqob : push up 100 kali sigap dek!! Sunrise @ bojong koneng

Pulang neh long road to heaven happy ending

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s