sabar ya..jangan marah.

Bismillahirrahmanirrahim..


yup!  pertama kali ke masjid agung Bandung, siang-siang setelah sholat jum’at dalam rangkaian aktivitas dakwah (insyaAllah).. tapi apa yang didapat disana?? dibentak-bentak orang! sabar deh…

walaupun sudah hampir setahun di Bandung, baru kali ini aku  masuk masjid kebanggaan orang Bandung yang dibangun  tahun 1825 ini.  Memang  seperti tempat wisata kalau dilihat dari luar, atau memang sudah disahkan pemda menjadi tempat wisata ya?? yang jelas  banyak orang yang kesana  untuk senang-senang, nongkrong, jualan dsb.

Walaupun bagian luar terlihat semrawut di dalamnya bagus kok. Saat itu sudah waktu ashar, aku dan fai’z sholat di bagian belakang masjid. Dengan  warna dasar krem masjid ini terasa sejuk dan nyaman untuk beribadah. sering – sering ke masjid ya! banyak manfaatnya kok.

Dalam sebuah Hadits diriwayatkan tujuh golongan yang akan dinaungi Allah swt ketika sudah tidak ada naungan lagi selain Dia,salah satunya yaitu: Laki-laki yang hatinya terikat dengan masjid.

setelah sholat, kami ngobrol bentar, yang diomongin menurutku juga bukan hal yang salah, tentang dakwah kampus, dakwah di masyarakat..insyaAllah. tapi tiba-tiba dari belakang ada seorang bapak dengan wajah  galaknya datang, dan bilang…

si bapak : ” hei dik!!!!!!!”

aku : ” ya pak, ada apa??”

si bapak : ” kalau mau ngobrol tempatnya bukan disini!!!!!!  ini masjid!! kalau mau ngobrol mending ke luar sana!!!!”

aku : ?????? deg..deg ( perasaan gk ada hadits atau ayat yang melarang ngobrol di masjid, apalagi ngobrolin dakwah..ini bapak teriak2 di masjid bukanya lebih gk boleh lagi daripada sekadar ngobrol???

aku : ” yuk iz kesana..” aku mengajak faiz ke arah orang2 yang juga lagi melepas lelah di bagian tengah..banyak kok, tapi bapak itu cuma marahin kita aja..huuh.

faiz : ” ntar dulu akh..” faiz sms melulu, sok sibuk.

bapak: “kesana juga gk boleh, keluar!!! ”

ya udah sambil nunggu faiz aku ngumpet dulu di sebelah tiang, si bapak gk ngelihat trus beliau sholat ashar..semoga khusyuk ya pak, walaupun habis marah-marah.

saat itu aku jadi ingat suatu hadits,

Abu Hurairah r.a. berkata, “Seorang badui (pedesaan) berdiri di masjid lalu ia kencing, maka orang-orang menangkapnya (dan dalam satu riwayat: lalu orang-orang berhamburan untuk menghukumnya, 7/102). Nabi Muhammad saw. lalu bersabda kepada mereka, ‘Biarkan dia dan alirkan air setimba besar atas air kencingnya atau segeriba air. Kamu diutus dengan membawa kemudahan dan kamu tidak diutus untuk menyulitkan.’”

(HR. Bukhari Muslim)

Alangkah lebih indah jika semua Orang seperti Rasulullah SAW, tentu orang yang dinasehati akan lebih sadar..dan dengan senang hati melakukan apa yang seharusnya.

kemudian aku berfikir, ya mungkin pandangan orang beda-beda..lebih baik sabar dan instropeksi diri.

Allah bersama orang-orang yang sabar

Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. 2:153)

Dan bersabarlah kamu bersama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. (QS. 18:28)

Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui padamu bahwa ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. 8:66)

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar. (QS. 3:142)

Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan sesungguhnya
(perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. (QS. 42:43)

ya udah , daripada nanggepin si bapak..lebih baik aku nambahin ibadah aja.. buka mushaf..baca Qur’an.. jadi tenang deh..makasih ya pak, karena bapak marahin aku jadi nambah baca Qur’an hari itu dan lebih tahu bahwa sabar itu indah..

tetep sabar ya.. dalam beribadah ,beraktivitas,  menerima cobaan……. dalam segala hal!!!🙂

wallahua’lam

2 responses to “sabar ya..jangan marah.

  1. jadi teringat waktu smp… tapi kejadiannya beda
    saat itu kami lagi bikin spanduk buat acara, eh malah maen2 tiba2 (ga tau datang dari mana, padahal sekolah lagi liburan) ada bapa2 yg dateng terus marahin, udah gtu dia sholat juga

  2. wah…sabar aja,, kali aja mud si bapa lagi ga bagus…hehe

    ternyata ini toh, blog yang disasarin sama orang bule, hoho..

    pantesan,,,, blog nya bermutu nih… hebat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s