Grammar Lesson 1 : Normal Sentence Pattern In English
Bahasa Inggris ternyata memang menjadi kebutuhan utama saat ini, lebih penting dari IPK cumlaude ternyata. Salah satu evaluasi terbesar saya adalah ketika mengikuti Unilever Future Leadership Program (UFLP) 2011. Dari tahap awal sampai akhir saya cukup mudah lolos, namun ditahap akhir ketika semua tes menggunakan bahasa Inggris, saya benar-benar jatuh, vocabulary yang minim, grammar yang asal-asalan sehingga tidak ada rasa PD sedikitpun bicara dalam bahasa Inggris. Karena itu saya sekarang mulai belajar intensif, speaking, listening, reading etc. Dan mulai dari sekarang juga saya akan menuliskan beberapa aturan dalam bahasa Inggris, khususnya untuk persiapan TOEFL. Tentu selain berbagi dengan pembaca, juga untuk diri saya sendiri agar lebih ingat. Kalau listening dan reading saya rasa itu bermodalkan pengalaman dan latihan, jadi saya akan lebih banyak menulis mengenai grammar. Sumber yang saya pakai diantaranya cliffs TOEFL.
Pertama tentang Normal Sentence Pattern In English
Pola umum kalimat terdiri dari Subject (Subyek), Verb (predikat), Complement (objek) dan Modifier (Keterangan). Pembahasan awal memang mudah, karena hampir sama denga aturan bahasa Indonesia. Contoh kalimat : John ate a pizza last night. Bila dijabarkan John (S), ate (V), a pizza (C), last night (M).
- Subject
Setiap kalimat bahasa Inggris pasti mempunyai subyek dan predikat (verb), subyek adalah pelaku. Subyek bisa berupa single noun (kata benda tunggal), contoh, Coffee is delicious. Subyek bisa juga berupa noun phrase (frase kata benda), contohnya The book is on the table. Noun phrase yang digunakan untuk subyek tidak boleh diawali dengan preposisi .
Kata “it” bisa digunakan sebagai pronoun (kata ganti) untuk benda atau subyek untuk impersonal verb . Contoh, It rains quite often here in the summer.
Pada beberapa kata, subyek tidak terletak pada posisinya, maka kata “there” bisa menjadi pengganti, sebagai pseudo-subject. Sedangkan subyek yang sesungguhnya terletak setelah verb. Contoh, There was a fire in that building lst month. kata “there” sebagai pseudo-subject dan kata “a fire” sebagai subyek yang sesungguhnya. Berarti dalam kalimat diatas tidak ada complement (objek) ? ya, karena complement bukan hal yang harus ada dalam sebuah kalimat.
- Verb
Verb mengikuti subyek dalam kalimat deklaratif, secara umum menunjukkan aksi dari kalimat. Contoh : John drives too fast . Verb bisa juga sebuah frase yang terdiri dari satu atau lebih auxiliary/ kata bantu. Contoh, John is going to Miami tomorrow. kata “is” adalah auxiliary.
- Complement
Peraturannya mirip dengan subyek, dapat berupa noun atau noun phrase. Secara umum mengikuti verb. Complement menjawab pertanyaan what? dan whom?. Contoh John bought a cake yesterday (what did John buy?). Contoh 2, She saw John at the movies last night (whom did she see at the movies?)
- Modifier
Modifier menjelaskan tentang waktu, tempat atau cara dari sebuah kerja. Sangat sering berupa frase ber-preposisi, contoh : in the morning, at the university, on the table. Modifier dapat juga berupa adverb (kata keterangan) atau adverbial phrase, contoh last night, next year, yesterday. Modifier menjawab pertanyaan when? where? atau how?
to be continued…




sama wahyu, saya juga sedang meng-upgrade bahasa inggris.
saya biasa belajar di http://www.perfectyourenglish.com
cukup banyak hal inspiratif yang saya temui di sini.
semangat ^^
wah makasih kang infona =D
coba bikin paragraf bahasa inggris tiap malam deh, cukup membantu buat nambah vocab and ngebagusin grammar, terus cobain ngomong atau setidaknya chatting atau comment2an di fb, atau twitteran.. atau ngeblog sekalian,, hehe
^^
hmm ok sensei crysant, I will try hardly… in IQ test may verbal quotient is low haha, need help